JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Komisi Pengembangan Dana Umat dan Filantropi (PDUF) MUI Jatim bersama mitra strategis, Trimegah Sekuritas Indonesia dan Danapathi Asset Management, menggelar silaturahmi ke 3 pondok pesantren di Tambakberas.
Agenda tersebut dilakukan dalam rangka memperkuat sinergi ulama, pesantren, dan industri jasa keuangan dalam pengelolaan dana umat serta kemandirian ekonomi pesantren.
Rombongan dipimpin Ketua Komisi PDUF MUI Jatim, KH Miftah Jauhari, didampingi jajaran pengurus, serta perwakilan Trimegah dan Danapathi.
Kunjungan pertama dilakukan ke Ponpes An-Najiyah 1 bersama Gus Wafi Amanulloh, dilanjutkan ke Ponpes Al-Lathifiyah bersama Nyai Hj Mundjidah Wahab dan Gus Edo, serta terakhir ke Ponpes Bahrul Ulum bersama Dr KH M Hasib Wahab Chasbullah.
Dalam pertemuan, dibahas peluang pengembangan dana abadi pesantren, wakaf produktif, literasi keuangan, serta tata kelola aset umat. KH Miftah Jauhari menegaskan pentingnya kolaborasi.
“Pesantren memiliki potensi besar dalam membangun kemandirian ekonomi. Dengan tata kelola yang baik dan kolaborasi yang tepat, dana umat dapat dikelola secara produktif,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan selamat atas penunjukan Pesantren Tambakberas sebagai tuan rumah Muktamar ke-35 NU pada 27-31 Agustus 2026. Perwakilan Trimegah dan Danapathi menegaskan komitmen mendukung literasi keuangan dan investasi bagi pesantren melalui program edukasi dan pendampingan.
Melalui rangkaian silaturahmi ini, PDUF MUI Jatim berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara ulama, pesantren, lembaga filantropi, dan industri jasa keuangan sehingga melahirkan inovasi dalam pengelolaan dana abadi pesantren, wakaf produktif, serta pemberdayaan ekonomi umat secara berkelanjutan. (mdr/mar)










