Dunia Sastra Berduka, Keigo Higashino Tutup Usia

Ringkasan Berita
  • Keigo Higashino, novelis misteri terkenal asal Jepang, meninggal dunia pada 23 Juli 2026 akibat kanker kolorektal di usia 68 tahun. Pemakamannya digelar secara tertutup untuk keluarga terdekat.
  • Ia adalah penulis produktif dengan 106 karya, termasuk buku terbaru yang rencananya rilis 5 Agustus 2026. Karyanya telah diterjemahkan ke 41 negara dengan penjualan mencapai 109 juta kopi di Jepang.
  • Higashino meraih ketenaran lewat novel "Galileo" (1998) dan memenangkan Penghargaan Naoki tahun 2006 melalui "The Devotion of Suspect X". Ia diakui sebagai salah satu penulis misteri paling berpengaruh di Asia.
  • Belasungkawa mengalir dari berbagai kalangan, termasuk aktor Hiroshi Abe dan aktris Haruka Ayase yang membintangi adaptasi karyanya. Mereka menyebut pengalaman itu sebagai titik balik dan harta tak ternilai dalam karier mereka.
  • Kepergiannya meninggalkan warisan sastra yang besar, dengan karya-karya yang terus hidup di hati pembaca dan penggemar di seluruh dunia.

BANGSAONLINE.com - Dunia sastra internasional berduka atas wafatnya novelis misteri asal Jepang, Keigo Higashino, pada usia 68 tahun akibat kanker kolorektal. Kabar duka disampaikan melalui akun resmi X @higashinokeigo_.

“Penulis Keigo Higashino telah berpulang pada dini hari tanggal 23 Juli. Dengan ini kami menyampaikan kabar dan duka cita kami yang mendalam,” demikian tulis pernyataan yang dikutip pada hari ini, Selasa (28/7/2026).

Prosesi pemakaman akan digelar tertutup hanya dihadiri keluarga terdekat. Higashino dikenal sebagai penulis produktif dengan 106 karya, termasuk buku terbaru yang dijadwalkan rilis 5 Agustus mendatang.

Ia mulai dikenal lewat novel Galileo (1998) dan meraih Penghargaan Naoki pada 2006 melalui The Devotion of Suspect X. Dilansir NHK News, karya Higashino telah diterbitkan di 41 negara dengan penjualan mencapai 109 juta kopi di Jepang.

Popularitasnya menjadikan ia salah satu penulis misteri paling berpengaruh di Asia. Belasungkawa datang dari berbagai kalangan, termasuk aktor Hiroshi Abe yang membintangi adaptasi novel Shinzanmono.

“Saya sangat sedih mendengar kabar meninggalnya Keigo Higashino. Berperan dalam ‘Shinzanmono’ merupakan titik balik penting dalam karier saya,” ujarnya.

Aktris Haruka Ayase yang memerankan Yukiho dalam drama Byakuyako juga menyampaikan penghormatan.

“Bertemu dengan peran Yukiho adalah harta tak ternilai dalam karier saya. Saya sekali lagi diingatkan akan kekuatan luar biasa dari cerita yang diciptakan Bapak Higashino,” katanya.

Kepergian Higashino meninggalkan warisan besar bagi dunia sastra, dengan karya-karya yang terus hidup di hati pembaca dan penggemarnya di seluruh dunia. (mg3/rom)