BANGSAONLINE.com - Bus masih menjadi salah satu moda transportasi populer di Indonesia, khususnya untuk perjalanan antar kota antar provinsi (AKAP). Selain menawarkan harga lebih terjangkau, sejumlah perusahaan otobus (PO) kini melayani rute jarak jauh hingga ribuan kilometer, bahkan antar pulau.
PO Antar Lintas Sumatera (ALS), berdiri sejak 1966 di Mandailing, Sumatra Utara, dikenal sebagai PO dengan trayek terjauh. Rute Medan-Jember menempuh jarak sekitar 3.000 kilometer dengan waktu perjalanan hingga sepekan. dan tiket tersedia mulai Rp415-616 ribu dengan 4 kelas layanan.
PO PMTOH, yang berdiri di Banda Aceh sejak 1957, melayani rute Medan-Solo sejauh 2.524 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 55 jam. Putra Pelangi, yang berasal dari Aceh, juga mencatat rute panjang Aceh-Jakarta dengan jarak serupa.
PO Medan Jaya, dijuluki “Sang Peluru dari Medan”, melayani rute Medan-Jakarta sejauh 1.993 kilometer dengan waktu perjalanan sekitar 45 jam. Tiketnya berkisar Rp200-510 ribu sesuai kelas.
Sementara itu, PO Siliwangi Antar Nusa (SAN) dari Bengkulu, berdiri sejak 1978, mencatat rute Pekanbaru-Solo sejauh 1.869 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 40 jam.
Deretan PO ini menunjukkan bagaimana layanan bus tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan jarak jauh, sekaligus memperlihatkan daya jelajah transportasi darat di Indonesia. (mg1/rom)










