LAMONGAN,BANGSAONLINE.com - Seorang pelajar berusia 17 tahun meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya diduga selip dan bertabrakan dengan sebuah truk di Jalan Raya Sambeng-Mantup, tepatnya di Desa Ardirejo, Kecamatan Sambeng, Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 09.15 WIB.
Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda CRF bernomor polisi S 4364 JBW yang dikendarai Muhammad Narendra Alfahreza (17), warga Desa Kedungwangi, Kecamatan Sambeng, dengan truk Isuzu engkel bernomor polisi S 9104 AB yang dikemudikan Khoiruddin, warga Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.
Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid membenarkan peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah timur menuju barat dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya kehilangan kendali.
"Pengemudi sepeda motor Honda CRF berjalan dari arah timur ke barat dengan kecepatan tinggi, lalu mengalami selip sendiri dan terjatuh," jelasnya.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan atau barat menuju timur melaju truk Isuzu engkel bernomor polisi S 9104 AB yang dikemudikan Khoiruddin dengan kecepatan rendah.
Akibat jarak yang sudah terlalu dekat, sepeda motor yang kehilangan kendali itu kemudian menghantam bemper depan sebelah kanan truk.
Benturan keras menyebabkan sepeda motor terpental ke sisi kiri truk, sedangkan pengendaranya mengalami luka berat.
Petugas Polsek Sambeng yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi bersama Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Lamongan.
Sesampainya di lokasi, petugas kepolisian bersama tim medis segera mengevakuasi korban untuk dibawa ke RSUD Ngimbang.
"Korban mengalami luka parah dan pendarahan di bagian kepala. Saat proses evakuasi di lokasi kejadian, korban dinyatakan meninggal dunia (MD) dan langsung dilarikan ke RSUD Ngimbang,"tandasnya. (van)










