Ringkasan Berita
- Pemerintah Gresik menyalurkan bantuan alat pertanian dan irigasi senilai miliaran rupiah dari Kementan untuk modernisasi sektor pertanian dan ketahanan pangan.
- Bantuan berupa traktor, pompa air, serta sistem irigasi perpompaan dan perpipaan diberikan kepada 30 kelompok tani untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi.
- Bupati menyebut bantuan ini sebagai inovasi menjawab tantangan perubahan iklim, dengan kolaborasi antar dinas untuk perluasan layanan irigasi di lahan potensial.
- Stabilitas harga hasil panen dan kemudahan akses pupuk bersubsidi dalam dua tahun terakhir menjadi faktor pendorong peningkatan produksi dan semangat petani.
- Pemkab berkomitmen terus mendorong transformasi pertanian melalui modernisasi alsintan dan infrastruktur irigasi untuk tekan biaya produksi dan tingkatkan hasil panen.
GRESIK,BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan daerah melalui penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), irigasi perpompaan, dan irigasi perpipaan.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kepada kelompok tani (poktan) dan gabungan kelompok tani (gapoktan) di halaman Kantor Bupati Gresik, Jumat (17/7/2026).
Bantuan dari Kementerian Pertanian RI itu meliputi dua unit traktor roda empat, satu unit traktor roda dua, satu unit pompa air, bantuan irigasi perpompaan untuk 27 poktan/gapoktan, serta bantuan irigasi perpipaan bagi tiga poktan/gapoktan.
Nilai bantuan program irigasi perpompaan mencapai Rp155,7 juta per unit, sedangkan bantuan irigasi perpipaan masing-masing senilai Rp97 juta.










