Yayasan Bani Insan Peduli Resmi Dibubarkan, Relawan Diminta Terus Tebar Manfaat

Ringkasan Berita
  • Yayasan Bani Insan Peduli (BIP) resmi dibubarkan pada 15 Juli 2026 setelah musyawarah pengurus. Pendirinya, Ali Zainal Abidin, menyampaikan permohonan maaf kepada relawan dan masyarakat.
  • BIP yang didirikan pada 23 Desember 2023 pernah meraih dua rekor Muri untuk belanja gratis terbanyak dan pembagian busana terbanyak bagi anak yatim. Lembaga ini aktif menyalurkan bantuan untuk anak yatim, dhuafa, dan aksi kemanusiaan selama hampir 3 tahun.
  • Pembubaran BIP menandai berakhirnya nama lembaga, namun semangat berbagi dan kepedulian diharapkan terus berlanjut. Ali Zainal Abidin mengajak relawan untuk tetap menjalankan fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan) setelah pembubaran.
  • Pendiri mengingatkan pentingnya keikhlasan dan kebersamaan dalam gerakan sosial, mengutip Surah Ali Imran ayat 103 dan Al-Baqarah ayat 274. Pesan kunci yang ditekankan adalah bahwa pengabdian kepada sesama tidak boleh berhenti meski lembaga telah berakhir.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com Yayasan Bani Insan Peduli (BIP), lembaga sosial yang aktif menyalurkan bantuan bagi anak yatim, dhuafa, dan aksi kemanusiaan di berbagai daerah, resmi dibubarkan, Rabu (15/7/2026). 

Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh pendiri sekaligus Founder BIP, Ali Zainal Abidin, setelah melalui musyawarah bersama jajaran pengurus dan pimpinan pusat.

Didirikan pada 23 Desember 2023 di Bumi Gerbang Salam, BIP sempat mencatatkan dua prestasi yang diakui Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri), yakni rekor belanja gratis terbanyak dan pembagian busana terbanyak untuk anak yatim di Indonesia.

Dalam pernyataannya, Ali menegaskan pembubaran bukan keputusan sepihak. Ia mengatakan, “Dengan segala kerendahan hati kami segenap pengurus BIP menyampaikan permohonan maaf kepada relawan dan masyarakat bahwa mulai detik ini BIP dibubarkan, terhitung sejak 15 Juli 2026.”

Ali mengingatkan pentingnya keikhlasan dan kebersamaan dalam gerakan sosial. Ia mengutip firman Allah SWT dalam Surah Ali Imran ayat 103 sebagai pesan persatuan, serta Surah Al-Baqarah ayat 274 tentang pahala bagi orang yang berinfak.

“Yang berakhir hanyalah nama sebuah lembaga. Namun semangat fastabiqul khairat, kepedulian, dan pengabdian kepada sesama tidak boleh berhenti,” tuturnya.

Selama hampir 3 tahun, BIP dikenal menebarkan manfaat melalui santunan anak yatim, bantuan dhuafa, dan berbagai aksi sosial. Ali berharap semangat berbagi tetap dilanjutkan relawan meski yayasan telah resmi berakhir. (dim/mar)