LAMONGAN,BANGSAONLINE.com - Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Lamongan membentuk Posko Terpadu di Brondong, Kecamatan Paciran, untuk mempercepat pencarian KMN Entok yang hilang, Jumat (3/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Rukun Nelayan Blimbing tersebut dihadiri Kasat Polairud Polres Lamongan AKP Guntur, Basarnas Lamongan, serta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Pakis.
Kasat Polairud Polres Lamongan AKP Guntur menyampaikan keprihatinan atas musibah yang dialami keluarga awak kapal.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk berdoa agar para nelayan segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Menurutnya, pencarian telah dilakukan dengan menyebarluaskan informasi melalui berbagai media serta berkoordinasi dengan berbagai unsur maritim dan wilayah di sekitar Perairan Masalembu.
Namun, hingga kini belum diperoleh informasi mengenai keberadaan KMN Entok. Satpolairud Polres Lamongan bersama Basarnas dan instansi terkait kemudian sepakat membentuk Posko Terpadu di Kantor Basarnas Brondong.
Posko tersebut dibentuk untuk memaksimalkan koordinasi sekaligus memudahkan penyampaian informasi kepada keluarga korban.
"Kami mengimbau kepada seluruh keluarga awak kapal untuk tetap tenang, berpikir positif, dan terus menjalin komunikasi yang baik agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya," tegasnya.
Selain itu, Satpolairud Polres Lamongan dan Satpolairud Polres Sumenep telah berkoordinasi dengan Basarnas untuk melakukan deteksi dan pencarian keberadaan kapal.
Informasi mengenai KMN Entok juga telah disebarluaskan kepada kapal-kapal yang beroperasi di wilayah perairan sekitar.
Hal itu dilakukan agar kapal yang mengetahui keberadaan KMN Entok dapat segera melaporkannya kepada petugas.
Sementara itu, keluarga awak kapal diminta mengumpulkan nomor telepon seluruh anak buah kapal.
Data tersebut akan digunakan sebagai bahan pendukung dalam upaya pelacakan lebih lanjut.
Terpisah, Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid menegaskan Polres Lamongan akan terus mengoptimalkan pencarian melalui koordinasi lintas sektor.
"Kami memastikan Polres Lamongan melalui Satpolairud terus mengoptimalkan upaya pencarian KMN ENTOK dengan memperkuat koordinasi bersama Basarnas, KSOP, PSDKP, Syahbandar, serta seluruh unsur maritim terkait," ungkapnya
Pembentukan Posko Terpadu di Kantor Basarnas Brondong menjadi langkah untuk memusatkan koordinasi pencarian sekaligus memudahkan penyampaian informasi kepada keluarga awak kapal.
"Kami juga mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan dan kapal yang beraktivitas di sekitar Perairan Kangean, Masalembu, Bawean, maupun perairan sekitarnya, agar segera melaporkan kepada petugas apabila melihat atau memperoleh informasi terkait keberadaan KMN ENTOK. Setiap informasi akan segera ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya pencarian. Kami berharap seluruh awak kapal dapat segera ditemukan dan kembali dalam keadaan selamat," pungkasnya.










