
Wabup Asluchul Alif didampingi DKU Petrokimia Gresik Adityo Wibowo serta Ketua DPRD M Syahrul Munir serta pejabat forkopimda memberikan keterangan pers. foto: Syuhud/BANGSAONLINE
"Ada 670 tenant UMKM yang terlibat dalam Petronite Fest. Ini menjadi bukti kolaborasi antara pemerintah daerah dan perusahaan dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat," ujarnya.
Ia menuturkan, keterlibatan 670 tenant yang menjadi tujuan masyarakat untuk berbelanja dan menikmati hiburan diyakini mampu meningkatkan pendapatan para pelaku UMKM selama sembilan hari pelaksanaan kegiatan.
"Tentunya dengan waktu sembilan hari itu akan sangat bermanfaat bagi para pelaku UMKM yang terlibat," tandasnya.
Menurutnya, dukungan Petrokimia Gresik terhadap pengembangan UMKM di Kabupaten Gresik selama ini sangat besar.
Berbagai program yang dijalankan organisasi perangkat daerah (OPD) yang membidangi UMKM juga mendapat dukungan perusahaan melalui penyelenggaraan pameran, festival, maupun kegiatan lainnya.
"Harapan kami Petrokimia Gresik selalu mensupport UMKM yang ada di Kabupaten Gresik. Kami mendoakan Petrokimia Gresik tambah jaya di HUTnya yang ke-54 dan selalu bisa mendukung dan memberikan manfaat bagi Kabupaten Gresik," pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo dalam sambutan pembukaan Petronite Fest 2026
menyampaikan penyelenggaraan Petronite Fest tahun ini mengusung tema “Growing the Future” ini sebagai wujud kolaborasi perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
"Tujuan diadakannya Petronite Fest 2026 agar masyarakat UMKM semakin berdaya dan mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi warga Kabupaten Gresik," ujarnya.
Menurutnya, Petronite Fest tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, tetapi juga ruang promosi dan pemasaran bagi pelaku UMKM lokal. Tahun ini jumlah tenant meningkat menjadi 670 peserta, lebih banyak dibandingkan penyelenggaraan tahun 2025 yang diikuti 668 tenant.
"Petronite Fest merupakan kolaborasi bersama UMKM lokal agar mampu membangkitkan ekonomi secara signifikan. Selama sembilan hari, masyarakat dapat menikmati produk-produk unggulan dari ratusan tenant," tandasnya.
Ia menambahkan, pada gelaran Petronite Fest 2025, penyelenggara mencatat perputaran ekonomi Rp10 miliar dengan rata-rata kunjungan mencapai 30 ribu orang selama penyelenggaraan. Tahun ini, penyelenggara optimis capaian tersebut akan meningkat seiring bertambahnya jumlah tenant dan tingginya antusiasme masyarakat.
Selama sembilan hari pelaksanaan, Petronite Fest menghadirkan beragam kegiatan mulai dari festival kuliner, pameran produk UMKM, properti, otomotif, pertunjukan seni dan musik, hingga wahana permainan keluarga. Festival tersebut menjadi salah satu agenda pesta rakyat terbesar di Gresik yang setiap tahunnya menarik puluhan ribu pengunjung.
Seluruh transaksi di Petronite Fest 2026 dilakukan secara digital melalui QRIS maupun tunai. Konsep digital diterapkan untuk mempermudah masyarakat berbelanja. (hud/van)