FIFA Ajukan Perubahan Aturan Adu Penalti Piala Dunia 2026

BANGSAONLINE.com - FIFA dikabarkan tengah menyiapkan perubahan aturan adu penalti menjelang fase gugur Piala Dunia 2026 yang akan dimulai pada 29 Juni mendatang. Regulasi baru tersebut diajukan kepada International Football Association Board (IFAB) dan berpotensi mengubah prosedur yang selama ini berlaku.

Perubahan ini menjadi sorotan karena adu penalti kerap menentukan hasil pertandingan penting. Pada Piala Dunia 2022, Argentina memastikan gelar juara setelah mengalahkan Prancis melalui adu penalti di final, serta menyingkirkan Belanda lewat cara serupa di perempat final.

Proposal FIFA berfokus pada mekanisme lempar koin sebelum adu penalti. Saat ini terdapat dua kali lempar koin, pertama menentukan gawang dan kedua menentukan tim penendang pertama.

“FIFA ingin menyederhanakan prosedur tersebut dengan menghapus satu dari dua lemparan koin yang berlaku. Jika proposal disetujui, hanya akan ada satu kali lempar koin sebelum adu penalti dimulai,” tulis FIFA dalam keterangan resminya, Kamis (25/7/2026).

Tim yang memenangkan undian nantinya dapat memilih giliran menendang atau sisi gawang yang digunakan. FIFA menilai langkah ini membuat persiapan adu penalti lebih praktis tanpa mengurangi unsur kompetitif.

Mekanisme pelaksanaan adu penalti tetap sama, dengan masing-masing tim mendapat lima tendangan. Jika hasil imbang berlanjut, pertandingan masuk fase sudden death.

FIFA juga menekankan bahwa pemilihan giliran menendang maupun sisi gawang dapat memengaruhi tekanan psikologis dan kondisi permainan. Keputusan akhir terkait usulan perubahan aturan adu penalti kini menunggu persetujuan IFAB, dan jika disetujui akan diterapkan saat fase gugur bergulir. (rom)