BANGSAONLINE.com - Google resmi memperluas jangkauan dukungan Gemini di Chrome ke lebih banyak negara.
Menurut laporan dari GSM Arena, layanan asisten berbasis kecerdasan buatan itu kini terintegrasi di Chrome untuk perangkat desktop dan iOS di sejumlah negara di Amerika Latin, Afrika, dan Timur Tengah.
Informasi dari Pusat Bantuan Google menyebutkan akses Gemini di Chrome juga tersedia di Asia, termasuk Indonesia, Laos, Myanmar, Thailand, dan Vietnam, serta di wilayah Palestina dan Australia. Namun, layanan tersebut belum tersedia bagi pengguna di Uni Eropa.
Gemini di Chrome pertama kali diluncurkan di Amerika Serikat pada 2025, kemudian diperluas ke Kanada, Selandia Baru, dan India pada Maret 2026.
Integrasi ini memungkinkan Gemini memahami dan mengakses tab maupun jendela Chrome yang sedang digunakan pengguna, sehingga dapat membantu berbagai aktivitas tanpa harus berpindah halaman.
Gemini di Chrome mampu merangkum konten, membandingkan informasi dari beberapa tab sekaligus, serta memanfaatkan model Nano Banana 2 untuk menghasilkan dan mengedit gambar.
Layanan ini juga terhubung dengan aplikasi Google seperti Kalender, Peta, Gmail, dan YouTube, sehingga pengguna dapat menjadwalkan rapat, memeriksa lokasi, mengirim email, hingga menanyakan informasi video langsung dari panel samping peramban. (rom)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





