Google Ubah Nama NotebookLM Jadi Gemini Notebook, Tambah Fitur Analisis Data

BANGSAONLINE.com Google resmi mengumumkan perubahan nama aplikasi asisten riset berbasis kecerdasan artifisial (AI) NotebookLM menjadi Gemini Notebook. Bersamaan dengan itu, perusahaan memperkenalkan fitur baru yang memungkinkan pengguna melakukan analisis data secara interaktif melalui eksekusi kode pemrograman langsung di dalam aplikasi.

Dilansir dari Tech Crunch, NotebookLM pertama kali diperkenalkan pada ajang Google I/O 2023 dengan nama Project Tailwind. Sejak diluncurkan, aplikasi ini berkembang menjadi alat riset berbasis AI yang digunakan oleh sekitar 30 juta pengguna dan lebih dari 600.000 organisasi di berbagai negara.

Google menyebut pembaruan Gemini Notebook menjadikan setiap notebook sebagai ruang kerja terpisah dan aman. Pengguna dapat membuat serta menjalankan kode untuk menghasilkan tampilan data yang lebih interaktif.

“Kemampuan eksekusi kode memungkinkan pengguna mengolah informasi dari berbagai sumber sekaligus dan melakukan analisis data lebih kompleks tanpa harus berpindah ke aplikasi lain,” demikian keterangan Google yang dikutip pada hari ini, Minggu (19/7/2026).

Fitur baru ini saat ini tersedia bagi pelanggan berbayar Google AI Ultra, Workspace Business dengan paket AI Ultra Access, serta AI Expanded Access. Sementara itu, pengguna paket Gemini Pro akan memperoleh pembaruan dalam beberapa pekan mendatang.

Google juga menambahkan akses buku catatan virtual melalui aplikasi Gemini. Ke depan, perusahaan berencana menghadirkan akses langsung ke Gemini Notebook lewat fitur AI Mode pada layanan pencarian Google. (rom)