Musim Tanam Tembakau Tiba, Permintaan Air Tangki di Sampang Melonjak

“Kalau pesanan sudah banyak, pengiriman bisa sampai malam. Itu pun kadang masih tidak nututi karena permintaannya sangat tinggi, sehingga sebagian harus dikirim keesokan harinya,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa sistem antrean kini tidak dapat dihindari, sehingga para pelanggan diharapkan bisa lebih bersabar. Sementara untuk urusan kocek, tarif yang dikenakan sangat bergantung pada lokasi geografis petani.

“Kalau musim tembakau seperti sekarang, pelanggan memang harus antre. Untuk harga kami sesuaikan dengan jarak pengiriman,” tambahnya.

Kondisi di lapangan dibenarkan oleh Hasan, seorang petani tembakau asal Kecamatan Pangarengan. Ia mengaku tidak punya pilihan lain selain membeli air dari mobil tangki demi menyelamatkan dan memberi nutrisi bagi tanaman tembakaunya. Meski memiliki sumur pribadi, debit airnya ternyata tidak mampu mengover seluruh area pertaniannya yang luas.