Menurut dia, Pancasila bukan sekadar hafalan, melainkan nilai yang harus hidup dalam sikap dan tindakan sehari-hari. Ia juga mengingatkan masyarakat terhadap tantangan penyebaran informasi yang tidak benar, polarisasi digital, hingga menurunnya kepedulian sosial.
Kota Kediri, kata Vinanda, menunjukkan komitmen menjaga nilai Pancasila dengan capaian lima tahun berturut-turut masuk 10 besar kota paling toleran di Indonesia. Data BPS mencatat IPM Kota Kediri tahun 2025 mencapai 82,71 (kategori sangat tinggi), pertumbuhan ekonomi 1,74 persen, dan angka kemiskinan turun menjadi 6,04 persen.
“Capaian-capaian ini lahir dari dukungan dan kontribusi seluruh elemen masyarakat. Budaya guyub rukun, toleransi antarumat beragama, semangat gotong royong, serta sinergi yang baik antara pemerintah dan masyarakat menjadi bukti bahwa nilai-nilai Pancasila telah tumbuh dan mengakar kuat di Kota Kediri,” paparnya.
Ia menilai, peringatan Hari Lahir Pancasila yang dirangkaikan dengan HUT Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas relevan dengan tugas menjaga ketertiban dan keamanan.










