Wali Kota Kediri ketika menyalami pelajar yang bertugas mengibarkan bendera merah putih dalam peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini. Foto: Ist
“Capaian-capaian ini lahir dari dukungan dan kontribusi seluruh elemen masyarakat. Budaya guyub rukun, toleransi antarumat beragama, semangat gotong royong, serta sinergi yang baik antara pemerintah dan masyarakat menjadi bukti bahwa nilai-nilai Pancasila telah tumbuh dan mengakar kuat di Kota Kediri,” paparnya.
Ia menilai, peringatan Hari Lahir Pancasila yang dirangkaikan dengan HUT Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas relevan dengan tugas menjaga ketertiban dan keamanan.
“Sebab sesungguhnya tugas menjaga ketenteraman dan ketertiban merupakan wujud nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila. Ketika Satpol PP menegakkan peraturan daerah secara adil dan humanis, di situlah hadir keadilan sosial," ucapnya.
"Ketika Satlinmas membantu menjaga keamanan dan kerukunan lingkungan, di situlah hadir persatuan Indonesia. Dan ketika petugas Damkar menolong masyarakat tanpa membedakan suku, agama, maupun golongan, di situlah hadir nilai kemanusiaan yang adil dan beradab,” sambungnya.
Ia menambahkan, tema HUT tahun ini 'Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas Tangguh untuk Pembangunan Berkelanjutan' menegaskan pembangunan membutuhkan kondisi daerah yang aman dan kondusif. Vinanda menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas dedikasi mereka menjaga Kota Kediri.
“Jadilah aparatur yang tegas dalam menegakkan aturan namun tetap menghormati martabat manusia. Jadilah pelindung dan pengayom masyarakat yang hadir memberikan rasa aman, bukan rasa takut. Mari bersama-sama mewujudkan Kota Kediri yang lebih baik dan semakin MAPAN,” pesannya. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




