Syukur menjelaskan, jika target rendemen 8 persen tercapai maka produksi gula diperkirakan mencapai sekitar 120 ribu ton. Namun apabila rendemen mampu menembus angka 9 persen, produksi gula berpotensi meningkat hingga 130 ribu ton.
Ia mengakui capaian musim giling tahun lalu belum optimal akibat faktor cuaca yang kurang mendukung. Produksi gula pada tahun 2025 tercatat tidak mencapai 100 ribu ton, lebih rendah dibanding tahun-tahun sebelumnya yang sempat menembus sekitar 114 ribu ton.

Selain pembukaan musim giling, kegiatan juga diwarnai Deklarasi Masyarakat Petani Tebu Kabupaten Blitar yang diwakili oleh sepuluh petani mitra perusahaan. Deklarasi tersebut menegaskan komitmen petani dalam mendukung program swasembada gula nasional melalui peningkatan produksi, perluasan areal tanam, serta penguatan kemitraan dengan industri gula.










