"Ini adalah turnamen domino pelajar yang pertama kali dilakukan. Kami mencoba menjadi pionir di sini. Goal utama kita adalah mencetak (atlet) yang berprestasi," jelas Bambang.
Ketua Umum Pengcab Orado Kota Kediri, Imam Wihdan Zarkasyi, menegaskan fokus utama federasi saat ini ialah menghapus stigma negatif terhadap permainan domino di tengah masyarakat.
Melalui tagline resmi "Memintarkan Indonesia", Orado ingin mengangkat domino menjadi olahraga kaum intelektual, mulai kalangan pelajar hingga pendidik.
"Energi anak muda itu sangat besar. Kami ingin domino menjadi alternatif saluran baru yang bermanfaat dan berprestasi bagi mereka," kata Imam, yang juga Anggota Komisi A DPRD Kota Kediri dan Ketua Fraksi Partai Golkar itu.










