Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin tanam perdana program bongkar ratoon tebu. Foto: DEVI FITRI AFRIYANTI/ BANGSAONLINE
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Langkah nyata untuk mendongkrak produktivitas tebu nasional terus dipacu. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memimpin langsung aksi tanam perdana program bongkar ratoon tebu di Kebun TR Pabrik Gula Ngadiredjo, Desa Ngletih, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, pada Sabtu (23/5/2026).
Program peremajaan tanaman tebu rakyat ini diinisiasi sebagai langkah strategis untuk meningkatkan hasil panen sekaligus mempercepat target swasembada gula nasional. Tak main-main, gerakan ini dilakukan secara serentak di 15 titik yang tersebar di 11 kabupaten di Jawa Timur.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Lantik 65 Kepala Sekolah, Minta Prestasi Pendidikan Jatim Terus Ditingkatkan
- Jawa Timur Pertahankan Prestasi Tertinggi SNBP dan SNBT 2026
- Sambut Kepulangan Kloter Pertama Jemaah Haji dari Jawa Timur, Khofifah Apresiasi Layanan Imigrasi
- WFH ASN Jatim Bergeser ke Jumat Mulai Juni, Gubernur Khofifah: Ikuti Arahan Mendagri
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Ali Jamil (Plt Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian), Mahmudi (Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara / SGN), Heru Suseno (Plt Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur).
Selain itu, turut hadir Dewi Mariya Ulfa (Wakil Bupati Kediri) bersama jajaran Forkopimda, Moh Solikin (Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri) dan Sukadi (Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri).

Untuk memaksimalkan hasil di lapangan, Khofifah juga menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada Pemerintah Kabupaten Kediri guna mendukung para petani lokal.
Khofifah menegaskan bahwa bongkar ratoon merupakan solusi jitu untuk menyegarkan kembali kualitas tanaman tebu. Ia pun optimistis swasembada gula bukan lagi sekadar impian.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




