Produser Pakaryan, Safir, mengatakan penggunaan lagu Kajawi diharapkan mampu memperkuat suasana sekaligus identitas budaya dalam film tersebut. Menurutnya, baik Pakaryan maupun karya-karya Kajawi sama-sama lahir dari realitas sosial masyarakat Jawa.
āDari beberapa kesamaan inilah kami ingin membawa budaya lokal ke audiens yang lebih luas. Karena penggunaan lagu dari Kajawi ini memberikan kekuatan tambahan untuk film kami,ā tuturnya.
Ketertarikan tim Pakaryan bermula saat lagu āMenteri Durmagatiā viral di berbagai platform media sosial. Mereka kemudian menghubungi Kajawi melalui Instagram dan menjelaskan bahwa film tersebut merupakan proyek mahasiswa.
Safir mengaku sejak awal dirinya terbuka kepada Kajawi terkait latar belakang produksi film tersebut. Menurutnya, keterbukaan itu justru membuat proses kolaborasi berjalan lebih akrab dan hangat.










