Armuji menjelaskan, selama Wali Kota Surabaya menjalani ibadah haji, roda pemerintahan tidak boleh mengalami kekosongan kepemimpinan sehingga diperlukan penunjukan pelaksana harian.
“Menjalankan ibadah haji, Wali Kota Eri seperti mengajukan cuti besar. Untuk itu, tidak boleh ada kekosongan kepempimpinan. Selain itu, agar pemerintahan tetap jalan,” ujar Armuji.
BACA JUGA:Lantik 57 Pejabat Pemkot Surabaya, Eri Cahyadi: Tak Capai Target Enam Bulan, Silakan Mundur
Selama masa tersebut, Armuji akan menjalankan tugas harian wali kota, termasuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan dan seluruh administrasi pemerintahan berjalan lancar.
Sebelumnya, Eri Cahyadi dijadwalkan berangkat menunaikan ibadah haji bersama istrinya, Rini Indriyani.










