Menurut Anis, kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena kedatangan jemaah gelombang kedua merupakan fase penting dimulainya rangkaian ibadah haji.
Ia meminta petugas kloter, khususnya petugas bimbingan ibadah, lebih intensif mengingatkan jemaah sejak di embarkasi hingga selama penerbangan.
āKetika jemaah sudah berada di udara, utamanya menjelang masuk area miqat atau sebelum mendarat, harus dipastikan lagi bahwa jemaah sudah mematuhi aturan ihram,ā katanya.
Anis menjelaskan waktu pelayanan di Bandara Jeddah sangat terbatas sehingga pemeriksaan satu per satu jemaah setelah tiba dinilai tidak efektif.










