Salah satu petugas saat memberikan sendal bagi jemaah pria yang masih kenakan sepatu saat ihram.
Anis menjelaskan waktu pelayanan di Bandara Jeddah sangat terbatas sehingga pemeriksaan satu per satu jemaah setelah tiba dinilai tidak efektif.
Karena itu, kepatuhan terhadap aturan ihram perlu dipastikan sejak sebelum pesawat mendarat di Arab Saudi.
Ia mengungkapkan tim bimbingan ibadah bersama petugas lintas sektor sebenarnya telah melakukan pemeriksaan langsung kepada jemaah saat hendak turun menuju bus.
Petugas menyisir satu per satu jemaah untuk memastikan tidak ada lagi pakaian yang dilarang saat ihram.
“Kami cek satu per satu dan memastikan mereka sudah tidak memakai celana dalam atau pakaian yang tidak sesuai ketentuan ihram. Tapi itu memakan waktu dan tidak efektif jika dilakukan setelah tiba,” ujarnya.
Anis berharap kepatuhan terhadap aturan ihram menjadi perhatian utama seluruh petugas kloter demi kelancaran proses kedatangan jemaah haji gelombang kedua di Arab Saudi.
“Momen kedatangan gelombang kedua ini sangat krusial karena menjadi pintu masuk prosesi ibadah haji bagi jemaah,” pungkasnya. (msn/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




