Salah satu warga, Musiem, mengaku tengah berada di dalam rumah saat kejadian. Ia segera keluar untuk menyelamatkan diri setelah genteng mulai berjatuhan.
“Saat kejadian saya sedang di dalam rumah. Hujannya deras, tiba-tiba angin kencang datang dan genteng mulai berjatuhan. Saya langsung keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Di dalam rumah, beberapa perabot juga rusak karena terkena genteng yang jatu bc terang Musiem.
Kepala Desa Semen, Suyanto, membenarkan peristiwa tersebut dan menyebut puluhan rumah di dua dusun terdampak.
“Data sementara ada puluhan rumah warga di dua dusun yang mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap. Kami bersama warga dan petugas gabungan saat ini masih melakukan pembersihan puing serta evakuasi pohon tumbang,” jelas Suyanto.










