LAMONGAN,BANGSAONLINE.com - Tim SAR gabungan akhirnya menemukan bocah laki-laki yang hanyut di Kali Asinan, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, pada Selasa (14/4/2026) setelah dilakukan pencarian intensif selama beberapa jam.
Namun, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Korban berinisial MZM (9), warga Desa Sawo Kecik, Kecamatan Brondong, ditemukan sekitar pukul 20.30 WIB.
Jasad anak pasangan Ahmad Nuriyadi dan Eno Palumitha itu ditemukan di sisi utara aliran sungai, tidak jauh dari lokasi awal korban terpeleset.
Peristiwa tersebut bermula pada Selasa sore sekitar pukul 16.00 WIB saat wilayah utara Lamongan diguyur hujan deras.
Curah hujan tinggi menyebabkan debit air Kali Asinan meningkat secara signifikan hingga meluap.
Saat kejadian, korban diketahui sedang bermain di depan rumahnya ketika kondisi air mulai meluap.
Korban diduga terpeleset akibat kurang berhati-hati hingga akhirnya terjatuh ke aliran sungai yang berarus deras.
Peristiwa itu disaksikan langsung oleh ibu korban yang berada di lokasi kejadian.
Secara spontan, sang ibu berusaha menolong dengan menceburkan diri ke sungai untuk meraih anaknya.
Namun, derasnya arus membuat upaya penyelamatan tersebut tidak berhasil.
Ibu korban tidak mampu melawan arus, sementara korban dengan cepat terbawa aliran air menuju arah muara laut utara.
Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai selama beberapa jam.
Tim terdiri dari Satpolairud Polres Lamongan, Polsek Brondong, TNI, BPBD, serta relawan Basarnas.
Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid membenarkan penemuan korban tersebut.
"Benar, alhamdulillah pada Selasa malam sekitar pukul 20.30 WIB, Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban. Korban ditemukan di sisi utara aliran Kali Asinan, kurang lebih 200 meter dari titik awal terpeleset," jelas Kasi Humas Polres Lamongan Ipda Hamzaid, Rabu (15/4/2026).
Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dievakuasi oleh petugas. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka untuk proses pemulasaraan.
" Berdasarkan pemeriksaan tim medis , tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," jelasnya. (van)










