LAMONGAN,BANGSAONLINE.com - Kasus pencurian pakaian dalam wanita di kawasan Sukomulyo, berlanjut ke proses hukum setelah korban melapor ke polisi.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Andanwangi, kawasan Telaga Bandung, Kelurahan Sukomulyo, Kecamatan Lamongan Kota.
Korban berinisial R (28) memutuskan melapor ke Polres Lamongan karena pelaku tidak menunjukkan itikad baik setelah kejadian.
Aksi pencurian terjadi pada Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 02.35 WIB dan sempat viral di media sosial setelah terekam kamera pengawas.
Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku terlihat berada di sekitar lokasi dengan gerak-gerik mencurigakan.
Pelaku sempat mondar-mandir di depan rumah korban dan diduga berupaya mencari cara untuk mengambil jemuran tanpa menyentuh pagar yang dapat menimbulkan suara.
Setelah mengamati situasi, pelaku diketahui menggunakan galah atau alat panjang untuk mengait pakaian dalam dari balik pagar hingga berhasil membawanya kabur.
Sebelum menempuh jalur hukum, korban sebenarnya membuka peluang penyelesaian secara kekeluargaan.
Korban berharap pelaku atau pihak yang mengenali pria dalam rekaman tersebut dapat menghubungi dirinya untuk menyelesaikan persoalan secara baik-baik.
Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, pelaku tidak kunjung muncul.
“Sudah dua kali pakaian dalam saya dicuri orang tidak dikenal. Yang terakhir ini pelaku terekam CCTV,” ungkapnya, Senin (13/4/2026).
Merasa tidak aman setelah kejadian berulang, korban akhirnya melaporkan kasus tersebut secara resmi.
"Hari Minggu, 12 April 2026, kasusnya sudah saya laporkan ke SPKT Polres Lamongan," tambah R.
Kasi Humas Polres Lamongan, M. Hamzaid, membenarkan adanya laporan tersebut.
Pihak kepolisian juga langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
"Benar, kemarin hari Minggu (12/4), pelapor telah datang ke SPKT melaporkan pencurian pakaian dalam," ujar Ipda M. Hamzaid saat dikonfirmasi pada Senin (13/4/2026).
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku yang wajahnya terekam jelas dalam CCTV.
"Petugas kami sudah menindaklanjuti dengan olah TKP sebagai bagian dari proses penyelidikan," pungkasnya. (van)










