Mahasiswa Unuba Pasuruan Demo Pertanyakan Legalitas Rektor Baru, Ini Respons Wakil Ketua Pancawahana

Mahasiswa Unuba Pasuruan Demo Pertanyakan Legalitas Rektor Baru, Ini Respons Wakil Ketua Pancawahana Mahasiswa Unuba saat menggelar aksi demo

PASURUAN,BANGSAONLINE.com - Puluhan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Bangil (Unuba) menggelar aksi demonstrasi untuk mempertanyakan legalitas penunjukan rektor baru oleh Yayasan Pancawahana.

Aksi tersebut berlangsung di depan Gedung Graha NU PCNU Bangil, Desa Baujeng, Kecamatan Beji, Rabu (9/4/2026). 

Dalam demonstrasi itu, mahasiswa membentangkan spanduk bertuliskan “itu rektor apa rokok ilegal”.

Salah satu mahasiswa semester enam, Mustofa, menyatakan keresahan terkait status rektor baru yang dinilai belum memiliki kejelasan legalitas formal. Ia menilai kondisi tersebut berpotensi berdampak pada keabsahan ijazah mahasiswa.

" Kami khawatir teman-teman yang mau lulus nanti Ijazahnya bermasalah," kata Mustofa kepada BANGSAONLINE usai menyampaikan aspirasinya.

Para peserta aksi kemudian ditemui oleh Wakil Ketua Yayasan sekaligus Ketua PCNU Bangil terpilih, Drs. Eddy Supriyanto, rektor baru Minha Makhzuniyah, Ketua LBH NU H. Akhmad Soim, serta jajaran lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa secara serentak mempertanyakan legalitas surat keputusan (SK) pengangkatan rektor baru. 

Namun, pihak yayasan belum dapat menunjukkan dokumen tersebut karena tidak termasuk dalam tuntutan tertulis yang disampaikan mahasiswa.

" Kami tidak bisa menunjukan SK tersebut karena tidak ada permintaan tertulis dari Mahasiswa," ujar Eddy saat merespon permintaan Mahasiswa itu.

Meski demikian, pihak yayasan memastikan bahwa SK pengangkatan rektor baru merupakan keputusan resmi yang ditandatangani Ketua Yayasan Pancawahana, HM Sudiono Fauzan.

" Kalau memang ada yang keberatan silahkan ditempuh lewat jalur hukum," ungkapnya. (afa/van)