Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Amzar, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menghadapi TKA yang sesungguhnya.
āAbah Yai tidak mau nilai rata-rata Kabupaten Mojokerto kalah dengan daerah lain di Jawa Timur. Oleh karena itu, momentum ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,ā tegasnya.
BACA JUGA:Singgung Peran NU, Kiai Asep: Kita Punya ITS dan ITB Tapi Tak Bisa Buat Motor, Apalagi Rudal
Ia juga meminta agar materi yang diujikan dapat dipelajari kembali dan disebarluaskan kepada siswa lain yang tidak hadir, sebagai bentuk persiapan yang lebih matang.
Ketua panitia, Rafiudin, menyampaikan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi. Tidak hanya dari Mojokerto, peserta juga datang dari berbagai daerah seperti Surabaya, Pasuruan, Gresik, Lamongan, Tuban, hingga Lumajang.










