Bandara Internasional Dhoho Kediri. Foto: MUJI HARJITA/BANGSAONLINE
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2026 di Bandara Internasional Dhoho Kediri resmi ditutup oleh PT Angkasa Pura Indonesia setelah beroperasi selama 17 hari, sejak 13-29 Maret 2026.
General Manager Bandara Dhoho Kediri, Rahmat Yoni Saputra, menyampaikan bahwa operasional penerbangan selama periode Lebaran berjalan aman, tertib, dan lancar berkat sinergi antarinstansi serta seluruh pemangku kepentingan.
“Pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan aman dan lancar berkat sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholder. Kami mengapresiasi dedikasi seluruh personel yang terlibat,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima BANGSAONLINE.com, Senin (30/3/2026).
Berdasarkan data Posko, tercatat 28 pergerakan pesawat dengan total 2.973 penumpang dan volume kargo mencapai 2.194 kilogram. Dibandingkan periode yang sama tahun 2025, pergerakan pesawat meningkat 40 persen, sementara jumlah penumpang melonjak hingga 120 persen.
Rahmat menjelaskan, lonjakan terutama didorong peningkatan penumpang datang sebesar 134 persen, mencerminkan tingginya arus mudik ke Kediri dan sekitarnya. Penumpang berangkat juga naik 103 persen seiring lancarnya arus balik.
Ia menambahkan, pertumbuhan jumlah penumpang yang lebih tinggi dibandingkan pergerakan pesawat menunjukkan meningkatnya tingkat keterisian (load factor). Kendati demikian, Rahmatmengingatkan bahwa periode Posko tahun ini lebih singkat, yakni 17 hari dibandingkan 22 hari pada 2025, sehingga perbandingan agregat perlu mempertimbangkan durasi tersebut.
“Capaian ini menjadi bahan evaluasi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, kesiapan operasional, serta memperkuat koordinasi antarinstansi,” katanya.
Ke depan, PT Angkasa Pura Indonesia berkomitmen menghadirkan layanan kebandarudaraan yang aman, nyaman, dan berstandar tinggi seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi udara. (uji/mar)

























