Ironi Bangkalan Bazar Fashion: EO Tetap Untung, Pedagang Thrifting dan Kuliner Keluhkan Kerugian

Menurutnya, pedagang harus menanggung biaya sewa stand sekitar Rp2 juta, belum termasuk gaji karyawan, biaya transportasi, serta akomodasi karena sebagian pedagang datang dari luar kota.

Keluhan serupa juga disampaikan Fitri, pedagang asal Pamekasan, yang mengaku penjualannya selama bazar berlangsung jauh dari target.

“Dengan biaya sewa tenant sekitar dua juta, ditambah gaji karyawan dan biaya operasional lainnya, tentu kami rugi kalau pengunjungnya sepi seperti ini,” katanya.

Pedagang lain seperti Feni dari Kediri juga merasakan kondisi yang sama. Minimnya promosi dan momentum bulan puasa disebut menjadi salah satu faktor penyebab rendahnya jumlah pengunjung.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: