Ironi Bangkalan Bazar Fashion: EO Tetap Untung, Pedagang Thrifting dan Kuliner Keluhkan Kerugian

Ironi Bangkalan Bazar Fashion: EO Tetap Untung, Pedagang Thrifting dan Kuliner Keluhkan Kerugian Suasana Bangkalan Bazar Fashion di GOR Saka Bangkalan yang sepi pengunjung.

Namun tidak semua pedagang mengalami kerugian. Agus, pedagang pakaian baru asal Malang, mengaku penjualannya masih berada pada posisi impas atau break even point (BEP).

“Kami berharap mendekati Lebaran pembeli mulai ramai. Tapi sampai sekarang memang pengunjungnya sepi,” ujarnya.

Sepinya pengunjung juga dirasakan para pedagang makanan dan minuman yang berjualan di area luar GOR. Beberapa di antaranya bahkan mengaku hanya mampu menutup biaya operasional.

Ida, pedagang makanan asal Lamongan, mengatakan selama bazar berlangsung jumlah pembeli sangat minim.

“Pengunjung sangat sedikit. Kami hanya bisa berharap tidak sampai rugi,” katanya.

Menanggapi keluhan para pedagang, pihak penyelenggara akhirnya memberikan kompensasi berupa potongan Rp100 ribu untuk setiap tenant dari biaya sewa stand.

Namun bagi sebagian pedagang, kompensasi tersebut dinilai tidak sebanding dengan biaya yang telah mereka keluarkan selama mengikuti bazar.

Di sisi lain, sejumlah pedagang menilai penyelenggara acara tetap memperoleh keuntungan dari penyewaan stand, meskipun aktivitas jual beli di dalam bazar terbilang lesu. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Semakin Ketat, Penyekatan Jembatan Suramadu Dilakukan di Dua Sisi ':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO