Ny. Sinta Nuriyah Wahid bersama Antok (kiri, duduk) bersama tamu undangan.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para lansia tampak antusias menyambut kedatangan tokoh yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial tersebut.
Sinta Nuriyah merupakan istri Presiden keempat RI, almarhum Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, yang dikenal memperjuangkan nilai kemanusiaan, toleransi, dan keberagaman.
Sementara itu, penggerak komunitas Gusdurian Mojokutho, Anugrah Yunianto yang akrab disapa Antok Mbeler, menyebut kunjungan tersebut menjadi motivasi bagi para relawan dalam menjalankan kegiatan sosial.
"Kehadiran Ibu Sinta menjadi energi baru bagi kami. Beliau tidak hanya datang bersilaturahmi, tetapi juga memberikan pesan agar kami tetap istiqamah merawat para lansia dengan penuh keikhlasan," ungkap Antok.
Menurut Antok, Rumah Lansia Ibu dan Anak Gusdurian Mojokutho didirikan sebagai ruang kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian, khususnya lansia yang tidak lagi memiliki tempat tinggal atau keluarga yang merawat.
"Kami berharap rumah kemanusiaan ini bisa terus menjadi tempat yang memberikan rasa aman, nyaman, dan penuh kasih sayang bagi para lansia. Saat ini Rumah Lansia Ibu dan Anak Gusdurian Mojokutho, sedikitnya telah di huni kurang lebih 50 orang dan memiliki dua tempat hunian di Pare, "tutup Antok. (uji/van)














