Ia juga menilai kehadiran Abah Anton sebagai tokoh penting yang pandangannya dibutuhkan untuk pembangunan Kota Malang.
“Beliau adalah tokoh Kota Malang yang nasihat dan pandangannya perlu kita dengarkan. Ini menjadi kehormatan bagi kami bisa bersama-sama menyerap aspirasi masyarakat,” ujarnya.
BACA JUGA:Pesan Provokatif Warnai Acara Dukungan MBG di Malang, Dinilai Cederai Semangat Kebersamaan
Salah satu isu utama yang mencuat adalah keberadaan sejumlah tempat hiburan malam yang diduga tidak sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda), terutama terkait ketentuan jarak dengan lembaga pendidikan.
“Kalau memang ada yang melanggar Perda, terutama soal jarak dengan tempat pendidikan, tentu ini harus menjadi perhatian serius. Perda adalah produk hukum yang wajib dihormati,” tegas politisi Fraksi PKS tersebut.










