Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (tengah) bersama Kades Pangkah Wetan Saifullah Mahdi memegang ikan bandeng hasil budidaya Kampung Bandeng. foto: Ist.
GRESIK,BANGSAONLINE.com - Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau Kampung Perikanan Budidaya (KPB) Kampung Bandeng dan Desa Nelayan di Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Selasa (27/1/2026).
Zulhas, sapaan akrabnya, mengapresiasi Kampung Bandeng dengan luas potensi budidaya 3.840 hektar.
BACA JUGA:
- Hadiri Groundbreaking Nitrate Complex, Bupati: Gresik Kian Kokoh Jadi Magnet Investasi Nasional
- DPRD Gresik Belum Bahas Relokasi 43 PKL Kali Avoor
- Siap Luaskan Pasar Global, SIG Rampungkan Proyek Dermaga dan Fasilitas Produksi di Tuban
- PT PON Salurkan Beasiswa Sekolah Kejar Paket B & C Lewat Program Pintas di Tlogopojok
Kunjungan ini sebagai bentuk upaya sinkronisasi kebijakan pusat dengan potensi lokal di wilayah yang dikenal sebagai sentra bandeng.
Menurut dia, sektor perikanan menjadi pilar penting dalam menjaga ketahanan pangan. Karena itu, pemerintah pusat berkomitmen memperkuat infrastruktur pendukung di wilayah pesisir, termasuk di Kabupaten Gresik.
“Pemerintah akan membangun 20 ribu hektare tambak ikan pada 2026 untuk memenuhi kebutuhan Makan Bergizi Gratis (MBG). Tambak tersebut diproyeksikan mampu memenuhi 82,9 juta porsi bagi penerima manfaat MBG,” ujar Zulhas.
Selain pembangunan tambak, Menko Zulhas menekankan percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
Pemerintah menargetkan 80 ribu KDMP terbentuk tahun ini, dengan sekitar 30 ribu unit ditargetkan rampung hingga Maret 2026.
“Terima kasih kepada TNI dan pemerintah daerah atas kontribusinya dalam mendorong percepatan pembangunan koperasi ini,” ucapnya.
Ia menambahkan, program koperasi desa merupakan bagian dari gerakan ekonomi rakyat yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Ke depan, koperasi desa akan menjadi pusat penampungan hasil ekonomi rakyat dan bermitra dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




