Polsek Taman Sosialisasikan Pencegahan Bullying dan Dampak Gadget di SDN 2 Tanjungsari

Polsek Taman Sosialisasikan Pencegahan Bullying dan Dampak Gadget di SDN 2 Tanjungsari

SIDOARJO,BANGSAONLINE.com - Polsek Taman mengintensifkan upaya pencegahan perundungan dan dampak negatif penggunaan gawai pada anak usia sekolah melalui kegiatan edukasi di SDN 2 Tanjungsari, Senin (12/1/2026).

Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Tanjungsari, Aipda Dwi Priyo, dengan menyasar guru dan pelajar.

Edukasi diberikan untuk meningkatkan kesadaran terhadap bahaya bullying serta penggunaan gadget dan permainan daring yang mengandung unsur kekerasan.

Dalam pemaparannya, Aipda Dwi Priyo menjelaskan bahwa perundungan, baik secara fisik maupun verbal, dapat menimbulkan dampak serius bagi kondisi psikologis anak.

Dampak tersebut antara lain stres, menurunnya rasa percaya diri, terganggunya interaksi sosial, hingga menurunnya motivasi belajar.

“Bullying bukan hanya berdampak sesaat, namun bisa meninggalkan trauma jangka panjang bagi anak. Oleh karena itu, perlu pengawasan dan penanganan sejak dini dari lingkungan sekolah,” ujar Aipda Dwi Priyo.

Selain perundungan, ia juga menyoroti penggunaan gadget dan game online yang tidak terkontrol, terutama yang mengandung unsur kekerasan. Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat memengaruhi pola pikir anak, memicu perilaku agresif, serta menghambat kemampuan bersosialisasi secara sehat.

Kapolsek Taman Kompol Kanisius Franata mengatakan, kegiatan sosialisasi tersebut merupakan bagian dari langkah preventif Polri dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif.

“Polri hadir tidak hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat, termasuk guru dan siswa. Kami berharap melalui sosialisasi ini, para guru dapat lebih proaktif dalam mencegah bullying serta memantau dampak negatif penggunaan gadget, sehingga anak-anak dapat tumbuh dan belajar dengan aman,” kata Kanisius.

Sementara itu, Kepala SDN 2 Tanjungsari Lukman Hadianta menyambut baik kegiatan tersebut dan menyatakan kesiapan pihak sekolah untuk bersinergi dengan kepolisian.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dan siap bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam mengawasi perilaku siswa serta memberikan edukasi yang tepat terkait penggunaan gadget dan game online,” ujarnya. (cat/van)