Istighotsah akbar ini turut dihadiri Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan yang memimpin doa bersama. Usai rangkaian doa, panitia kemudian membacakan surat terbuka untuk Presiden Prabowo Subianto di hadapan ribuan warga.
Ketua Panitia Istighotsah Akbar, Lasminto Hadi, mengatakan surat tersebut merupakan suara kolektif warga yang selama ini merasa hak-hak dasarnya terampas akibat konflik lahan yang belum terselesaikan.
Menurutnya, perjuangan warga tetap ditempuh melalui cara damai dan religius, dengan harapan doa dan ikhtiar bersama ini mendapat jalan keluar terbaik.
“Semoga doa dan harapan kami hari ini tidak sia-sia, dan masyarakat bisa kembali hidup normal serta sejahtera di tanahnya sendiri,” tuturnya.










