Wali Kota Kediri saat mengawali turnamen dengan langkah pertama memainkan catur. Foto: Muji Harjita/BANGSAONLINE
KOTA KEDIRI,BANGSAONLINE.com -Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, mengapresiasi penyelenggaraan Turnamen Catur PWI Cup V yang digelar PWI Kediri Raya.
Ia menilai ajang tersebut menunjukkan dukungan insan media dalam mengembangkan potensi atlet daerah.
"Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi berperan penting dalam menggali dan mengembangkan potensi atlet catur lokal," kata Vinanda saat membuka Turnamen Catur Terbuka PWI Cup V di Auditorium Raden Soewandi SMA Taruna 5 Brawijaya Kota Kediri, Minggu (30/11/2025).
Vinanda menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kediri berkomitmen mendukung kegiatan olahraga yang dapat mendorong prestasi daerah.
Ia menyebut turnamen seperti PWI Cup membuka ruang bagi pecatur muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding.
Dirinya juga berharap turnamen rutin yang digelar PWI tersebut dapat berkembang semakin besar setiap tahunnya.
Vinanda menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, komunitas olahraga, dan media untuk memperkuat ekosistem pembinaan atlet.
"Kami mengapresiasi PWI yang konsisten menggelar turnamen dan turut berkontribusi dalam mengembangkan potensi atlet daerah," ujar Vinanda yang membuka pertandingan dengan melakukan langkah pertama.
Ketua Percasi Kota Kediri, Syamsul Bahri, menyampaikan bahwa perkembangan catur di Kota Kediri terus menunjukkan tren positif.
Hal itu terlihat dari torehan prestasi atlet pada berbagai kejuaraan.
"Secara kualitas, Kota Kediri masuk tiga besar di Jatim. Tahun 2021 Porprov di Jember kami meraih dua medali, perak dan perunggu. Kemudian 2023 di Mojokerto kami mendapatkan tiga medali, satu perak dan dua perunggu, dan Porprov 2025 kami mendapatkan enam medali, satu emas, dua perak, dan tiga perunggu," kata Syamsul.
Ia menambahkan, talenta muda asal Kota Kediri juga berhasil mewakili Indonesia dalam Asian Youth Chess Championship di Bangkok, Thailand, yang diikuti 33 negara.
Menurutnya, capaian itu tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor serta rutinnya turnamen catur yang digelar di Kota Kediri, termasuk PWI Cup.
"Di Kota Kediri ada event rutin setiap tahun yaitu Wali Kota Cup, Kejari Cup, dan PWI Cup. Kami Percasi Kota Kediri mengapresiasi kontribusi PWI dalam menunjang pengembangan prestasi atlet daerah," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen Catur Terbuka PWI Cup V, Misono, mengatakan turnamen tahun ini diikuti 129 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Para peserta memperebutkan gelar juara dalam kelompok usia hingga kategori umum.
"Untuk kelompok umur ada 12 tahun dan 16 tahun serta kelompok umum. Peserta terbanyak dari karesidenan Kediri, kemudian dari Sidoarjo dan Surabaya. Peserta terjauh dari Surakarta," tuturnya.
Ia menambahkan, selain mengembangkan potensi atlet daerah, ajang ini juga memberikan ruang bagi talenta baru untuk mengasah kemampuan.
Antusiasme terhadap catur di Kediri pun disebut terus meningkat.
"Ini merupakan bentuk dukungan dan kontribusi kami sebagai insan media untuk mendukung olahraga catur di Kota Kediri," pungkas pria yang juga Sekretaris PWI Kediri Raya itu. (uji/van)












