“Orang ini ingin mencari sesuatu. Makanya saya tidak ingin karena politik, akhirnya Mbak Hening juga kena dampaknya,” ujarnya.
Ia menilai reaksi publik yang berlebihan menunjukkan adanya upaya memelintir isu menjadi alat serangan politik.
BACA JUGA:Lantik 57 Pejabat Pemkot Surabaya, Eri Cahyadi: Tak Capai Target Enam Bulan, Silakan Mundur
“Ada yang menyarankan ke saya untuk pidanakan (Hening) karena pencemaran nama baik, tapi saya bilang, buat apa? Ada yang bilang ada yang ingin menjatuhkan saya, ada yang bilang ini settingan, ya itu orang bebas berpendapat,” katanya.
Wali kota yang akrab disapa Cak Eri itu menegaskan, media sosial miliknya selama ini tidak pernah digunakan sebagai alat serangan terhadap pihak lain. “Saya ini tidak pernah membuat (konten) medsos yang selalu mengajak orang berantem,” ujarnya.










