Diskusi turut mencakup strategi tanggap darurat dan penanganan pasca bencana yang telah dilakukan BPBD Jatim. Tim Konjen Jepang juga berkesempatan meninjau ruang Pusdalops dan Taman Edukasi Bencana BPBD Jatim, serta mencoba wahana edukatif seperti simulator gempa, Virtual Reality (VR) bencana, dan Tenda Pendidikan Bencana (Tenpina).
“Kami sebetulnya sudah bekerjasama dengan BPBD Jatim. Saat ini, kami juga ingin mengetahui kondisi dan potensi bencana untuk kami sampaikan ke warga Jepang di sini,” kata Ishii Yutaka.

Ia juga mengapresiasi fasilitas edukasi kebencanaan yang dimiliki BPBD Jatim.










