Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 604 warga Jawa Timur yang telah melakukan donor darah sukarela sebanyak 75 kali menerima penghargaan di Gedung Negara Grahadi, Selasa (14/10/2025).
Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Khofifah kepada sepuluh pendonor secara simbolis, didampingi Ketua PMI Jatim, Imam Utomo, dan Ketua Dewan Kehormatan PMI Jatim, Emil Elestianto Dardak.
BACA JUGA:
- Pecel Masuk 10 Besar Salad Terbaik Dunia, Khofifah: Bukti Kuliner Jatim Mendunia
- Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Gubernur Khofifah Hadir di Layanan Kegiatan Jawara
- Laksanakan Sholat Idul Adha di Al Akbar, Gubernur Khofifah Serahkan Kurban dari Presiden Prabowo
- Khofifah Pantau Stok Bahan Pokok di Pasar Bojonegoro, Sejumlah Komoditas Terpantau Naik
Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan apresiasi atas dedikasi para pendonor dan berharap semangat kemanusiaan mereka dapat menginspirasi masyarakat luas.
“Saya berharap kegiatan ini bisa menginspirasi masyarakat luas untuk turut serta dalam gerakan kemanusiaan ini. Mari kita jadikan semangat Setetes Darah, Sejuta Harapan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemprov Jatim akan mendorong pelajar SMA/SMK dan Madrasah Aliyah untuk aktif mendonorkan darah melalui Palang Merah Remaja (PMR). Menurut dia, langkah ini penting untuk menumbuhkan rasa kemanusiaan dan kesetiakawanan sosial sejak dini.
Khofifah juga menyoroti rendahnya persentase pendonor darah sukarela di Jawa Timur, yang saat ini baru mencapai 2-3 persen dari total penduduk potensial. Padahal, standar ideal minimalnya adalah 4 persen.
“Insya Allah setelah ini kita akan melakukan pemetaan plan of action bagaimana memaksimalkan SMA/SMK dan Aliyah melalui PMR supaya target 4 persen terpenuhi,” tuturnya.

Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




