Minta Keadilan, Ketua BKN Pertanyakan Sekelompok Orang yang Terobos Police Line di Makam Serambi

"Netralitas Polres Pasuruan dipertanyakan. Kasus pembongkaran makam itu sudah dipasangi garis polisi (police line) oleh aparat. Tetapi kenapa tiba-tiba ada pihak lain yang masuk ke lokasi tersebut? Apakah hal itu atas persetujuan polisi atau tidak? Kami minta klarifikasi dari Bapak Kapolres Pasuruan," tegas Gus Ofi, Sabtu (11/10/2025).

Ia menegaskan bahwa berdasarkan prinsip hukum, setiap area yang telah diberi garis polisi seharusnya tertutup bagi siapa pun, kecuali petugas berwenang.

"Seingat saya, dari pelajaran hukum, kalau lokasi sudah di-police line, tidak boleh ada siapa pun yang masuk. Kok ini ada pihak lain yang bisa masuk, dan hal ini menimbulkan pertanyaan besar," ujarnya.

Gus Ofi mengungkapkan bahwa dalam video yang sedang viral, ada sekumpulan muhibbin yang lagi melantunkan sholawat di dalam area pembongkaran makam habib yang telah di-police line tersebut. Berdasarkan pengamatan dari video yang beredar, peristiwa itu terjadi di malam hari.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: