Tim SAR gabungan menutup operasi dengan mengevakuasi 14 korban terakhir pada Senin (6/10/2025), yang berlangsung sejak dini hari hingga malam. Fokus pencarian berada di sektor A2 dan A3, dua titik yang sempat menjadi lokasi tersulit.
Sementara itu, proses identifikasi korban di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim terus berlanjut. Tim Disaster Victim Identification (DVI) mencatat kemajuan signifikan dengan tujuh jenazah santri berhasil teridentifikasi pada Senin (6/10/2025) malam.
“Senin malam, kami berhasil mengidentifikasi tujuh jenazah santri. Prosesnya tidak mudah, tapi seluruh tim bekerja dengan hati-hati dan teliti, menggabungkan data antemortem dan post mortem dengan metode ilmiah,” kata Kabiddokes Polda Jatim, Kombes Pol M Khusnan Marzuki.
Ia menambahkan, proses identifikasi dilakukan dengan mencocokkan catatan medis, gigi, sidik jari, hingga barang pribadi korban.










