Moh Anang Kurniawan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri (tengah) bersama Deasi Surya Andarina, Deputi Kepala KPw BI Kediri. (Ist)
KOTA KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Dinas Pendidikan Kota Kediri bekerjasama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kediri menggaungkan program Sekolah Generasi Muda Rupiah (SERAGAM) yang akan terintegrasi ke dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) untuk SD dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk SMP.
Guna menciptakan bahan ajar berkualitas, hari ini telah terlaksana Training of Trainer (ToT) Implementasi Modul Ajar Terintegrasi Edukasi Rupiah kepada kepala SD dan SMP se-Kota Kediri, Senin (22/9/2025) di Aula Kihajar Dewantara Dinas Pendidikan Kota Kediri.
BACA JUGA:
- Nama Tunggal di SK, Rais Aam Putuskan Lokasi Munas-Konbes NU di Ponpes Alfalah Ploso Kediri
- Libur Panjang Iduladha, Stasiun Kediri Layani Lebih dari 13 Ribu Penumpang
- Puskesmas Tiron Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp1 Miliar
- Antisipasi Kepadatan Kaliombo, Dishub Kota Kediri Siagakan Petugas dan Pantau Arus Lalin Lewat ATCS
Dalam sambutannya, Moh Anang Kurniawan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, menuntut guru untuk lebih kreatif dalam membuat modul ajar yang akan diberikan kepada siswa, mulai fase B (kelas 3-4 SD), fase C (kelas 5-6 SD), dan fase D (kelas 7-9 SMP).
“Metode pembelajaran kami berikan kewenangan kepada masing-masing guru untuk mempunyai inovasi. Bisa dalam bentuk permainan, cerita, dll yang pada prinsipnya mengajarkan kepada siswa agar lebih cinta, bangga, paham rupiah,” terangnya.
Dalam menyusun modul ajar, lanjut Anang, peserta didampingi oleh tim dari KPw BI Kediri sebagai narasumber.
Sebagai tindak lanjut dari penyusunan modul ini, KPw BI Kediri akan mengadakan lomba dengan sasaran seluruh sekolah yang hadir pada kegiatan ini.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




