“Hasil dari (pajak) cukai rokok kembali kepada ibu-ibu semuanya. Tahun depan kalau bisa nominalnya naik, kita berdoa bersama-sama,” sebutnya.
Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya, Mia Santi Dewi, menjelaskan penerima terdiri dari 3.729 buruh pabrik rokok dan 5.038 keluarga miskin maupun rentan miskin.
“Setiap penerima mendapatkan BLT Rp1.400.000 yang disalurkan dalam dua tahap, Rp600.000 tahap pertama dan Rp800.000 tahap kedua pada Desember 2025,” jelasnya.
Selain BLT, bantuan peralatan usaha diberikan kepada 680 penerima untuk usaha laundry, kuliner, tata rias, menjahit, hingga bakery.










