“Semangat MTQ ini selaras dengan visi Kota Kediri MAPAN. Karena pembangunan tidak hanya soal fisik dan ekonomi. Tetapi juga spiritual agar lahir generasi yang berakhlak mulia dan cinta Al-Quran,” jelasnya.
Pada pelepasan ini, Vinanda juga memberikan beberapa pesan kepada kafilah. Pertama, agar mengikuti kompetisi dengan penuh semangat dan keikhlasan. Kedua, harus menjaga kesehatan, kekompakan dan sportifitas. Ketiga, menjadikan MTQ sebagai ajang ibadah dan dakwah.
“Menang atau kalah bukanlah ukuran utama. Karena yang lebih penting adalah bagaimana adik-adik semua mampu menghadirkan cahaya Al-Quran di mana pun berada,” ungkap wali kota muda ini.
Kepala Kantor Kemenag Kota Kediri, A. Zamroni menambahkan 17 peserta ini akan berlaga pada beberapa cabang. Diantaranya, Tilawah Quran Anak-anak, Qiraat Muratal Remaja, Qiraat Muratal Dewasa, Musabaqoh Hifzhil Quran 10 Juz, Tafsir Bahasa Arab, Tafsir Bahasa Inggris, Tafsir Bahasa Indonesia, Musabaqoh Khotmil Quran, Khat Al-Quran Kategori Naskah, Khat Al-Quran Kategori Dekorasi, Khat Al-Quran Kategori Hiasan Mushaf, dan Khat Al-Quran Kategori Kotemporer. Kafilah yang berangkat ini telah melalui tahap seleksi sebelumnya.










