Heru yang hanya terdiam saat dimaki, menjelaskan bahwa ia tidak mengetahui WP tersebut sebelumnya telah diarahkan oleh Tini.
Ia hanya membantu pasangan suami istri yang meminta tolong dalam pengisian formulir perpanjangan STNK.
BACA JUGA:Lantik 57 Pejabat Pemkot Surabaya, Eri Cahyadi: Tak Capai Target Enam Bulan, Silakan Mundur
“Saya kan nggak tahu kalau sebelumnya Tini sudah mengarahkan WP itu. Mereka datang ke saya dan minta bantuan sendiri. Bisa kan ngomong baik-baik, nggak perlu teriak,” keluhnya.
Setelah meninggalkan lokasi pelayanan karena merasa malu, Heru kembali didatangi Tini lima menit kemudian di depan pagar Samsat. Tini kembali meluapkan kemarahan dan mengancam akan melaporkan Heru ke polisi karena dianggap merebut rezekinya.










