Pada waktu itu, Tim dari Balai Arkeologi Yogjakarta menemukan tiga perwara (candi pendamping) yang menghadap ke candi induk.
Menurut Eko, situs Tondowongso diperkirakan berasal dari abad XI atau XII Masehi atau tahun 1006 Masehi.
Situs Tondowongso ini ditemukan tertimbun material vulkanik dari Gunung Kelud pada kedalaman antara satu sampai tiga meter.
Setelah itu, lanjut Eko, dilanjutkan eksvakasi penyelematan pada tahun 2007. Selain struktur bangunan, pada komplek situs Tondowongso juga ditemukan sejumlah arca bercorak Hindu yang berjumlah 14 arca terdiri dari arca Dewa Brahma, Siwa, Agastya, Durga, Nandini, Surya, Candra dan Lingga beserta Yoni juga beberapa arca lain.










