Siswa Sekolah Rakyat di SMK Maritim Brondong saat menjalani PKG.
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 75 siswa Sekolah Rakyat di SMK Maritim Brondong menjalani pemeriksaan kesehatan gratis (PKG) yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Lamongan.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kesehatan dan mendeteksi masalah kesehatan sedini mungkin di kalangan pelajar.
BACA JUGA:
- Motor Diduga Hasil Curian Ditemukan di Pinggir Jalan Kembangbahu Lamongan, Pemilik Terlacak Lewat WA
- Wali Kota Kediri Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat, Target Rampung 20 Juni
- Gangguan Transmisi 500 kV, PLN Angkat Bicara soal Listrik Padam di Tuban hingga Lamongan
- Video Viral Diduga Pocong di Gang Kampung Gegerkan Warga Lamongan
Kegiatan PKG ini dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama berlangsung di beberapa puskesmas di wilayah Lamongan pada 8 hingga 10 Juli 2025.
Sementara tahap kedua dilakukan langsung di Sekolah Rakyat pada hari ini, Selasa (15/7/2025).
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Lamongan, Yany Khoirurakhmawati menjelaskan, pemeriksaan yang diberikan kepada siswa bersifat komprehensif, mencakup berbagai aspek kesehatan.
"Kami ingin memastikan bahwa siswa mendapatkan layanan kesehatan yang menyeluruh agar potensi masalah kesehatan dapat terdeteksi sejak dini dan segera ditangani," kata Yany, Selasa (15/7/2025).
Layanan pemeriksaan yang diberikan meliputi pemeriksaan status gizi, pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah, deteksi dini tuberkulosis dan anemia remaja putri, pemeriksaan kesehatan mata, telinga, dan gigi, pemeriksaan kesehatan jiwa, pemeriksaan fungsi hati.
Yany Khoirurakhmawati menambahkan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Dinas Kesehatan Lamongan untuk memastikan kesehatan masyarakat, khususnya di kalangan anak-anak dan remaja.
"Kami berharap dengan adanya layanan ini, siswa dapat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan dan mendapatkan penanganan yang tepat jika ditemukan masalah kesehatan," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




