Kiai A. Wahid Hasyim Menteri Agama Tiga Kabinet: Calon Jemaah Haji Tak Boleh Buta Huruf

Nah, saat menjabat menteri agama itu Kiai A. Wahid Hasyim punya kebijakan unik: calon jamaah haji tidak boleh buta huruf. Artinya, calon jemaah haji harus bisa baca. Bahkan Kiai Abdul Wahid Hasyim menganggap melek huruf itu bagian dari istitha’ah haji.

Ap aitu? Istitha'ah haji adalah kemampuan atau syarat yang harus dipenuhi oleh seorang calon jamaah haji dalam melaksanakan ibadah haji dengan baik dan aman. Istithaah ini meliputi kemampuan finansial, kesehatan fisik dan mental, serta kemampuan untuk menjalankan manasik haji.

“Kiai Wahid Hasyim mensyaratkan melek baca dalam status istitha'ah haji. Kebijakan ini mungkin terasa aneh untuk saat ini, dan lebih terasa aneh jika diberlakukan di tahun 50-an,” tulis Dr Mohammad Anang Firdaus, Direktur Utama Tebuireng Media Group.

Menurut Anang, kebijakan Kiai Wahid Hasyim itu bisa dicurigai akal-akalan untuk menghambat orang naik haji. Maklum, saat itu calon jemaah haji pakai “sistem” lotre untuk menentukan siapa yang akan berangkat.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: