Terdakwa saat menjalani sidang di PN Surabaya
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Dua terdakwa kasus narkotika, Dimas Ridho Albani alias Ambon dan Augie Dio Helpyan menjalani sidang di PN Surabaya, Rabu (4/6/2025) dengan agenda pemeriksaan saksi.
Ambon dan Augie didakwa atas keterlibatan permufakatan pembelian narkotika jenis tembakau sintetis (Gorila) dan pil ekstasi.
BACA JUGA:
- Kalah Judi Bola, Penghuni Panti Asuhan di Surabaya Nekat Gadaikan Laptop Yayasan
- Jutaan Pil Dobel L Disita, Polres Kediri Ungkap 46 Kasus Narkotika dan Okerbaya dalam 2 Bulan
- Polisi Ringkus Spesialis Pencuri Sparepart Mobil di Surabaya
- Bawa HP Sambil Naik Sepeda Listrik, Bocah 10 Tahun di Surabaya Utara Jadi Korban Jambret
Dalam kesaksiannya di persidangan, Ambon mengaku mulai mengenal narkoba sejak tahun 2024. Ia menyebut menggunakan narkoba agar lebih mudah tidur.
Bersama Augie dan seorang remaja berinisial DD, mereka patungan membeli narkotika. Dimas menyetor Rp700 ribu, Augie Rp200 ribu, dan DD Rp500 ribu.
“Barangnya kami beli lewat Instagram, ganja sintetis di ranjau di Jalan Biliton, sementara ekstasinya diambil di Jalan Kutisari,” ujar Dimas di hadapan majelis hakim.
Menurut keterangan Ambon, sebagian dari narkoba yang dibeli rencananya akan dipakai sendiri, sebagian lainnya untuk dijual kembali. Ia mengaku telah lima kali menjual narkoba sebelum ditangkap polisi.
Sementara itu, Augie yang berprofesi sebagai barista, mengaku mulai mengenal narkoba pada Januari 2025. Ia membeli ganja sintetis dari anak DD. Ia mengaku bahwa narkoba tersebut dikonsumsi pribadi dan tidak untuk diperjualbelikan
Berdasarkan surat dakwaan, Dimas Ridho Albani, bersama anak saksi Dimas Dendy Firmansyah (DD), Augie Dio Helpyan, dan Arvel Ega Apriliant (sudah almarhum), melakukan pembelian narkoba melalui media sosial.
Transaksi itu dilakukan pada 8 Maret 2025, Dimas dan DD memesan tembakau sintetis dari akun Instagram @bzbzblusky dan mengambilnya melalui sistem ranjau di daerah Mojo, Surabaya.
Selanjutnya, pada 10 Maret 2025, keempatnya kembali melakukan patungan untuk membeli narkoba.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




