Setelah permintaannya untuk memiliki enam album awal ditolak mantan labelnya, Swift memutuskan untuk memutus kontraknya. Melalui kesepakatan barunya, ia tidak hanya memperoleh hak kepemilikan atas lagu-lagunya mendatang, melainkan juga memastikan bahwa sang artis akan menerima bagian dari hasil penjualan saham label di Spotify.
- Apa yang Terjadi Antara Taylor Swift dan Scooter Braun?
Hubungan Swift dengan Scott Borchetta dari Big Machine Records awalnya baik-baik saja. Namun, semua berubah saat Scooter Braun mengakuisisi label tersebut, dan secara otomatis mendapatkan katalog enam album pertama Swift.
Melalui unggahan Tumblr, Swift menyebut penjualan ini sebagai skenario terburuk, menuduh Braun melakukan intimidasi yang tak henti-hentinya selama bertahun-tahun. Swift merasa karyanya telah dirampas dan warisan musiknya kini dipegang oleh seseorang yang ia tuduh ingin menghancurkannya.
- Mengapa Taylor Swift Merekam Ulang Album-albumnya?
Pada bulan Agustus 2019, setelah pertarungan panjang dengan Braun dan Borchetta, Swift mengumumkan rencananya untuk merekam ulang lima album pertamanya dalam upaya untuk mendapatkan kembali status kepemilikannya. Swift mengatakan bahwa mulai November 2020, ia akan mulai merekam ulang kelima albumnya.









