Ajarkan Akuaponik dan Hidroponik kepada Siswa, Guru di SMK Kediri Sukses Cetak Wirausahawan Muda

Menurut Mahmud, sistem ini mengoptimalkan penggunaan air dan media tanam untuk meningkatkan produktivitas. Akuaponik juga terbebas dari penggunaan pupuk dan pestisida kimia.

"Hasil panen bisa dinikmati dalam 2-4 minggu, sedangkan ikan lele dipanen sesuai permintaan. Ini adalah praktik nyata kewirausahaan dan ketahanan pangan. Anak-anak tidak hanya belajar teori, tapi juga menjalankan usaha kecil yang bisa berkembang lebih jauh. Kami juga mendorong pengolahan hasil dengan branding sekolah,” terang Mahmud.

Selain bertani dengan sistem akuaponik, lanjut Mahmud, para siswi di jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (ATPH), juga aktif dalam pengolahan hasil tani. Siswa di Kelas XI ATPH telah menghasilkan berbagai produk olahan seperti roti, selai nanas, susu sari kedelai, hingga kopi susu ala barista.

"Anak-anak tak sekadar belajar di bangku teori, mereka juga ciptakan kopi susu ala barista sendiri dengan branding sekolah dan siap bersaing di pasar," urainya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: