Kereta api saat melintasi persawahan petak Ngujang (Tulungagung) - Kras - Ngadiluwih (Kediri). Foto: Ist.
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Para penumpang kereta api, terutama yang mengambil perjalanan pagi atau siang hari, tentu akan menikmati perjalanan yang mengesankan. Bentang alam yang memesona menjadi salah satu daya tarik yang patut dinikmati.
Menurut Rokhmad Makin Zainul, Manajer Humas Daop 7 Madiun, tanpa disadari, saat KA melintasi wilayah Daop 7 Madiun, penumpang akan disuguhkan dengan keragaman lanskap yang indah.
BACA JUGA:
- Arus Balik Idul Adha 1447 H dan Hari Lahir Pancasila, Stasiun Kediri Layani 13.077 Penumpang
- Libur May Day 2026, Stasiun Blitar Dipadati Penumpang, KAI Catat Lonjakan di Sejumlah Stasiun Daop 7
- Antisipasi Kepadatan Kelas Malam AG City, KAI Daop 7 Madiun Imbau Penumpang Berangkat Lebih Awal
- Ringsek, Mobil Mitsubishi Expander Tertabrak KA Majapahit di Blitar
"Melalui perjalanan kereta api, pelanggan dapat menikmati keindahan tersebut secara lebih imersif dan nyaman, dimanjakan dengan pemandangan alam serta hijaunya persawahan," ujar Rokhmad melalui keterangan tertulis yang diterima BANGSAONLINE.com, Selasa (6/5/2025).
Zainul mengungkapkan, pemandangan indah yang dapat dinikmati saat KA melintasi wilayah Daop 7 Madiun antara lain hamparan sawah hijau dengan lanskap khas pedesaan. Pemandangan itu dapat di lihat di sepanjang jalur antara Stasiun Ngawi–Madiun hingga Caruban
Tidak kalah menarik, saat melintasi Stasiun Saradan hingga Bagor, perjalanan KA akan melalui kawasan hutan jati yang di beberapa titik terdapat area Waduk Bening. Hal itu menjadi daya tarik sekaligus titik unik di jalur ini.
"Sementara itu, saat KA dari Stasiun Kediri menuju Stasiun Papar, penumpang dapat menikmati pesona keindahan Gunung Wilis dan Gunung Klotok. Istimewanya, bagi pelanggan yang bertujuan untuk belajar bahasa Inggris di Kampung Pare, dapat turun di Stasiun Papar. Walaupun merupakan stasiun kelas tiga, Stasiun Papar terus menunjukkan peran strategisnya dalam melayani mobilitas masyarakat," ucap Zainul.
Di samping itu, lanjut Zainul, antara Stasiun Tulungagung-Ngunut, para penumpang juga akan dimanjakan dengan latar pemandangan Gunung Budeg, persawahan, dan irigasi selepas Sumbergempol. Dengan
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




