Prodi S1 Bioteknologi, prodi baru ITS di bawah naungan Departemen Biologi ITS yang berfokus pada pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya alam berbasis teknologi. Foto: Ist.
BANGSAONLINE.com - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mendirikan Program Studi (Prodi) S1 Bioteknologi di bawah Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Analitika Data (FSAD). Prodi baru yang diluncurkan 2025 ini siap diperebutkan dengan kuota 40 mahasiswa pada seleksi mahasiswa baru melalui semua jalur yang tersedia.
Kepala Prodi Bioteknologi, Triono Bagus Saputro, mengungkapkan Prodi Bioteknologi menjadi upaya untuk mendorong kemandirian dan inovasi masyarakat lewat penerapannya. Ketergantungan Indonesia terhadap bahan impor seperti produk fermentasi, kosmetik, hingga obat-obatan menjadi bukti masih kurangnya pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam yang ada.
Ia mengambil contoh, kegiatan impor vaksin kala pandemi lalu menjadi bukti atas kurang maksimalnya penerapan dan pemanfaatan bioteknologi. Padahal, ia menggarisbawahi, Indonesia memiliki banyak praktisi dan peneliti yang mumpuni untuk dapat menunjang kebutuhan masyarakat Indonesia.
“Khususnya dalam segi pembuatan produk yang berkaitan dengan ilmu biologi,” terangnya, Rabu (26/2/2025).
Triono menegaskan, prodi baru tersebut akan dipersiapkan dengan keilmuan yang menunjang kebutuhan dan tren industri saat ini, di antaranya biologi molekuler, genetika, mikrobiologi, biokimia, dan bioteknologi forensik, serta berbagai ranah bioteknologi lainnya.
“Dengan demikian, bioteknologi menjadi ilmu yang luas dan inklusif baik untuk industri, pengelolaan limbah, hingga ekosistem laut,” beber dosen Departemen Biologi ITS itu.
Tak hanya menghadirkan bidang ilmu yang menjanjikan, prodi baru ini juga akan menyediakan berbagai fasilitas belajar yang mumpuni. Sepuluh laboratorium dan greenhouse dicanangkan akan segera disediakan untuk menunjang pembelajaran para mahasiswanya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




