Acara peluncuran rumah FABA ramah lingkungan besutan PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Inovasi baru dilakukan oleh PT PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar. Melalui program CSR-nya, perusahaan pelat merah itu berhasil menciptakan dan membangun sebuah rumah yang ramah lingkungan.
Rumah tersebut dibangun berasal dari optimalisasi dan pemanfaatan limbah pembakaran batu bara berupa fly ash bottom ash (FABA) sebagai bahan konstruksi yang kuat.
BACA JUGA:
- Kuota RTLH 2026 di Pamekasan Belum Final, Terancam Menyusut Meski Anggaran Tiap Unit Naik
- Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Forkopimda dan Polresta Sidoarjo Sidak RTLH
- Didampingi Ketua Baznas dan Kadinsos, Plt. Bupati Sidoarjo Sidak ke RTLH Warga
- Dinilai Sukses Kelola Perumahan dan Permukiman, DPKP Kota Kediri Terima Kunker Komisi I DPRD Tuban
Rumah solusi konstruksi ramah lingkungan ini didirikan di Desa Kaliuntu, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, dan resmi diluncurkan pada Senin (10/2/2025).
Peresmian rumah FABA tersebut dihadiri Komandan Kodim 0811 Tuban, Forkompimcam Jenu, Pemdes Kaliuntu, dan masyarakat sekitar.
Senior Manager PT PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar, Yunan Kurniawan, mengatakan rumah ini merupakan bantuan bagi masyarakat dengan rumah tidak layak huni (RTLH).
Program rumah FABA dilaksanakan di Desa Kaliuntu sebagai wilayah Ring 1 operasi PT PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar.
Implementasi program Rumah FABA ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap masyarakat. Selain memberikan manfaat sosial, program ini sekaligus mempromosikan potensi dan keunggulan FABA dalam konstruksi dan pembangunan.
"Tentu melalui program ini, 1 keluarga dengan status pemilik RTLH berhasil memperoleh manfaat yang signifikan," kata Yunan.
Menurutnya, pembangunan rumah FABA pada tahun ini menggandeng peranan dari TNI AD dan masyarakat sekitar Desa Kaliuntu.
Selanjutnya, bangunan rumah ini menjadi salah satu program unggulan PT PLN (Persero) dalam mendorong pemanfaatan limbah FABA menjadi produk dan material konstruksi pembangunan.
Dalam prosesnya, FABA berhasil dimanfaatkan sebagai bahan utama dalam inovasi produksi batako dan paving block.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




